Posted by : Anonim Minggu, 12 Mei 2013

Assalamualaikum warrahmatullah wabarakatuh

ikhwan wa akhwat,, postingan kali ini mungkin tidak memberikan suatu informasi atau pengetahuan umum apapun, tapi kali ini mungkin saya cuman sekedar share unek-unek di hati saya ini..

saya gak begitu pinter buat bikin basa basi, sebenernya, saya ini memiliki hati, hati saya mungkin terlalu cepat tertambat,, haha maklum remaja, (apaan kata kata saya inii?!) saya sendiri, kadang ingin memiliki seorang yang terpercaya untuk saya bisa curhat, tapi saya rasa belum menemukan seorang yang tepat.. ehm, saya pikir saya bisa menuliskan dan menuangkannya di blog ini, sehingga saya bisa mengosongkan hati saya ini :) . (meskipun saya kira ini sedikit show off, dan malah terkesan meng'ekspose'. but??? )

satu hal yang pasti, orang-orang bilang cinta itu anugerah. Allah pun memberi cinta kepada segenap umat, seluruh makhluk hidup, dan kepada alam tanpa kita ketahui. sekarang saya diberi anugerah itu, anugerah yang menuntun terhadap seorang yang baik hati, wanita yang berhijab (benar-benar berhijab -insyaalLah), akhlak mulia, wajah yang teduh untuk dipandang, dan mungkin hal-hal lain yang terlihat oleh saya yang tak mungkin saya tuliskan. (: . (aamiin)

oh iya pada awal bertemu, dia bahkan belum berjilbab sama sekali, dan saya belum menjadi saya sekarang ini. dan saya sempat pangling ketika esoknya dia berjilbab. ketika saya mengingat kejadian masa lalu, saya tertawa bagaimana awal kedekatan kita bermula dari hal yang aneh hingga itu menjadi awal mula hubungan yang erat dan baik. yang jelas semenjak kejadian itu kita jadi semakin dekat, selalu komunikasi dan bertatap muka, saling membantu dalam sekolah, sampai akhirnya kita saling share masalah kita, memberi solusi satu sama lain, memberi dukungan, dorongan, semangat, dan doa.

hingga suatu hari, saya menerima sms yang natinya saya ketahui ini sebagai tanda yang menunjukkan saya adalah orang yang bodoh yang tidak pengertian sama sekali, ya ini sifat saya banget, ketika itu saya belum mengerti perasaan saya buat dia, mungkin saya sayang dia atau apa, saya belum tau, dan dia saat itu, berbicara mengenai hal itu, yang saya tidak tau maksudnya...begitulah wanita menyukai hal-hal tersirat dan aku bodoh dalam penafsirannya.

2 tahun yang lalu saya tau bagaimana perasaan saya kepadanya, saya mendapat anugerah dari Yang Kuasa dan saya sangat bahagia ketika saya membaca sms sms nya yang lalu, saya dapat menafsirkannya,
namun beginilah kuasa Allah, yang menjaga saya dari hubungan yang bernama pacaran dan membimbing saya kepada hal yang lebih tepat. Pada saat saya mengutarakan perasaan saya kepadanya, saya sangat yakin bakal mendapat jawaban yang paling membahagiakan, yah maklum.. :) . namun, bukan hal yang ingin saya dengar yang ia utarakan, namun hal yang ia utarakan mengubah pandangan saya terhadapnya, terhadap hidup saya, terhadap keluarga saya. memang saya beruntung mencintai wanita seperti dia (saya sebut dia wanita, karena dia memang pantas disebut wanita -bukan perempuan- :D ).

dia menceritakan tentang masa lalunya yang melibatkan dirinya, keluarganya, temannya, dan hubungannya dengan seorang laki-laki (saya menjaga rahasia, karena dia bilang ini rahasia). Kemudian ia berbicara bahwa dirinya ingin benar-benar berhijab, benar-benar menjalani kehidupan sebagai seorang muslimah yang diinginkan Rasullullah SAW dan Allah SWT, dan ingin berbakti kepada Allah SWT dan orang tuanya. saya tak tau bagaimana jelasnya perasaannya, dia tak mengatakan dia memiliki perasaan yang sama atau tidak dengan saya. saya yang saat itu benar benar mengalami -yang sekarang pada bilang- kegalauan. Tapi, justru rasa itu yang mendorong saya untuk ingin lebih tau, saya mencari apa arti hijab, apa maknanya, dan setelah saya tau saya rasa itu mengagumkan :D . dan saya berpikir, "kalau saya benar mencintainya, pastinya saya tidak ingin mencelakakannya, mengecewakannnya, dan menjadi mudharat untuknya, diam-diam dia menjadi orang yang saya kagumi dan sangat saya sayangi, dirinya selalu menjadi kontrol untuk tiap perbuatan saya, dan keinginan saya untuk bisa menjadi pembimbingnya kelak mendorong saya untuk belajar islam lebih mendalam, hingga kini saya hanya ingat senyumnya ketika saya mencoba mencari jawaban perasaannya pada saya. sampai saat ini, saya tak lagi mempedulikan perasaan itu, ketika saya rindu dirinya, saya hanya butuh menyendiri, atau curhat dan dalam diam mendoakannya :). Ya Allah, bahagianya saya yang telah Engkau pertemukan dengannya.

nah, kayaknya hati saya udah kosong dan udah nggak ngegalau lagii :) . hehehe
ingat!! gak ada yang namanya pacaran Islami!!
anyway,, makasih buat doa dan dukungan ikhwan dan akhwat yang telah membaca ini.

wassalamualaikum warrahmatullah wabarakatuh

(ttd : Erda Adhitya Budhi / aldebaran)


Leave a Reply

Subscribe to Posts | Subscribe to Comments

Translate

Popular Post

Followers

pageviews

Diberdayakan oleh Blogger.

- Copyright © 2013 sekedar tulisan -Metrominimalist- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan -