Kode ala Julius cesar
- gunakan huruf latin biasa dari A-Z
- kemudian sistemnya
- jumlah harus berupa hasil dari bilangan kuadrat; misal (8 kuadrat=64)
- kemudian masukkan suatu atau kata kata berjumlah 64 hurufnya
- lalu rangkaikan 8 ke bawah, seperti menulis huruf kanji jepang
- kemudian pisahkan menjadi jumlah yang dapat dibagi hasil kuadratnya mendatar mendatar.
- kemudian selesai!
"ya aku hanyalah manusia biasa"
jumlah huruf 25 maka,
y h l n b
a a a u i
a n h s a
k y m i s
u a a a a
maka kodenya akan jadi, YHLNB; AAAUI; ANHSA; KYMIS; UAAAA
SELAMAT MENCOBA KODE!!
Setumpuk kertas
~setumpuk hal yang ada dalam otakku. Banyak hal terbengkalai, ketika
pagi aku bangun memutari ruang dan kasur ini. Hanya hal itu, yah ritual
pagi yang menyenangkan. Aku menarik secarik kertas dan kutulis hal hal
yang amat sangat terpikir, MAKAN, MAIN, DIA, AWAN, BUNDA, dan hal lain,
yang entah apa maksudku, diriku otomatis saja, namun hanya misal~
tersadar akan hal ini, dia menengok jam dan oh sudah cukup siang. Giat pagi dan berangkat sekolah. Jalan pagi memegang lengan tas. Dia tersenyum dengan gayanya, kaki lusuh, sepatunya.
"Hai kawan?" "berapa banyak yang kau pikirkan sekarang? Haha" tawa dan tandas seorang teman dengan kekeh mengejek.
"entahlah, banyak hal kawan! Dan aku selalu menuliskannya pada kertas kertas putih."jawab dirinya dengan tawa renyah dan senyum yg ramah. Teman yang mulanya ingin mengejeknya, bingung bukan main. Ejekannya justru dianggap serius, dan sapaan hangat. Kini lelaki itu meneruskan jalannya.
Di sekolah, dia hanya memiliki seorang teman dekat. Kedekatan mereka entah karena apa, mereka sangat sangatlah senang untuk mendiskusikan hal hal aneh. Banyak teman lain segan akan kebodohan mereka dan banyak pula yang sinis pada apa yang mereka mampu.
"fuuh... Kalau beberapa awan kau amati pasti hilang, ya kan?" desahnya dan keluhnya pada karibnya.
"aku tau, tapi aku yakin, awan itu tidak hilang" senyum dan jawab karibnya. Dengan rambut sebahu dan mengesankan wajahnya. Ia tampak manis.
"Tak pernah hilang ya?! Betulkah?! Berarti jalan tiap orang pun begitu." dia memiringkan dan menyangga kepalanya;lesu. Gurat urat di lehernya terlihat jelas.
"memang"
"kalau aku mati, jalanku apa masih ada?"
"pasti!"
"kalau aku gila, apa jalanku masih nyata?"
"pasti!"
"bila otak dan akalku melupakan tiap detik hal yang ada?"
"aku tak tau kawan!"
"tapi aku mampu menjawabnya!"
"apa?"
"pasti!"
"kenapa?"
"aku mengalaminya, banyak hal yang aku terima, banyak surat yang aku baca, begitu banyak berita kudengar, aku hanya mengingat sampai ketika aku tidur"
"kenapa dngan kau?"
"ada waktunya"
"oke!" tutup sahabatnya
-----
Ia pulang dan ambil secarik kertas lalu menulis "CINTA". Kemudian mengambil lagi, dan menulis "UANG". Ia ulangi hal itu dan menulis kata kata "CELA", "AWAN", "LELAH", "MALAS", "OKE", "TIDUR", "JUJUR", "BAIK", "SEPI". Lalu meninggalkan kertas kertas itu diatas meja dengan begitu berantakan. Dia merebahkan diri, tercenung dengan bayangan dipan, ketika ia bayi. Dia merasuk dan menjadikan dirinya dalam lamunan tersebut. Sekian lama ia mengkhayal dan akhirnya tertidur.
----------
Sore hari, dia hanya bangun dan melamun. Kemudian ia memutari ruangan dalam rumahnya. Berputar kemudian menyaut handuk dan mandi. Tak banyak yang ia lakukan. Kemudian, ke depan rumah melihat sang bunda pulang. Setelah sebelumnya dia mengenakan pakaian dan menulis pada beberapa carik kertas; "INGAT", "HANCUR", "AIR MATA", "BATU", "LUBANG", dan "MATI". Bundanya pulang dengan haru birunya, "sayang, ngapain? Nunggu bunda ya? Ah, bunda udah pulang nih.. Masuk yuk!" ajak bunda.
"ih, siapa juga yang nunggu bunda. Orang aku lagi liatin orang lewat sama daun daun yg joget noh. hehe" ledek dia pada bunda, tapi ia tetap mengikuti bundanya masuk rumah. "eh kamu abis ngapain sih?"
"katanya suruh masuk?! Gimana nih bunda?!" dia duduk lagi.
"enggak . . Maksud bunda, itu kertasnya banyak banget, berantakan lagi"
"biar bun, entar aku deh yang mberesin" dia memencet remote TV dan menonton acara 'Wild Animal'. Tangannya bergerak mengambil beberapa kertas dan menulis "AKHIR", "SAYANG", "BUNDA", "MERAH", "LINANG", "TANGIS" dan "PUDAR". Ia pun hanya meninggalkannya berserakan diatas meja yang tadi, bersama dengan kertas kertas sebelumnya. Dan ia pun pergi.
---------
Malam hari, ibunda yang sabar dan berwajah cantik namun lelah itu merenung. "anakku. . . Semata wayang. . . 15 tahun dalam penderitaan. Anakku semata wayang. Jangan kau begitu, kau buat bunda sedih." bunda itu menutup renungannya dengan do'a untuk anaknya.
----------
Pagi hari, sang anak bangun, begitupun bundanya. Dia melamun sebentar dan memutasi kasur dan ruangannya. Mengambil 2 carik kertas dan menulis "aku akan pergi lebih awal" dan "INDAH". Lalu berjalan mantap ke kamar mandi. Hingga tiba tiba kepalanya terasa berputar, pening, ia merasa bumi dan yang lain berevolusi terhadap dirinya. Tangannya bersandar. Ia jatuh, dan kepalanya terbentur sudut pijakan, darah mengucur, sang Bunda segera menolong dan membawa anaknya ke Rumah Sakit dengan ambulans yang ia telfon dengan buru buru dan segera. Namun, ketika ia sampai di ICU, nyawanya telah hilang dari raga. Ia telah menghembuskan nafas terakhirnya. Anak semata wayang bunda telah pergi.
--------
sang ibu pulang dengan duka yang dalam. Dan di rumah ia menangis terduduk di tepi dipan, pikirannya melayang, mengenang akan gelas di rumahnya yang biasa digunakan untuk anaknya minum, dan tentu favoritnya. mata yang nanar, ruangan yang kelam, berjalan ia mendekati kasur yang masih teronggok untuk tidur anaknya. terputar film masa mudanya, mendekat dan mendekat, tenggorokannya tercekat. Ia menangis tersedu, pilu sekali. "anakku, anakku, anakku, anakku, disini bunda sendiri, tiada kawan. Anakku,, kau tinggal bunda sendiri." Teriak bunda itu penuh pilu. Kemudian ia bersandar dan menemukan 2 carik kertas yang bertuliskan "Aku akan pergi lebih awal" dan "INDAH". kemudian ia melihatn kertas lain ada di atas meja anaknya. "INGAT, MATI, AIR MATA, CINTA, OKE, HANCUR, BATU, BAIK, JUJUR, LUBANG TIDUR, AWAN, UANG, MALAS, LELAH, SEPI, CELA, banyak sekali anakku, kau robek kertas ini, kau menjadikan aku lebih sedih. Semua yang kau tulis anakku, hebat sekali!!". Kini sang bunda menghentikan bacanya ia terlihat tidak membaca hal hal duka pada kertas lain, ia berjalan jauh lebih ringan, bergerak meski duka itu menyelimuti. Bunda itu masuk kamarnya, hancur sekali perasaannya. Ia mengambil tasnya, dan merogoh untuk mencari sesuatu, pulpen dan buku. Entah apa yang akan dilakukan. Kemudian
----------
Ia menulis " Nak, bunda tahu keadaanmu, bunda telah beberapa kali meyakinkan diri bunda, tapi bunda selalu tak bisa. Bunda selalu ingat nak, ketika kau kecil dulu, bunda dan ayahandamu baru memilikimu, mengetahui bahwa kau cerdas, namun 1 tahun umurmu nak, bunda dan ayah terkejut. kau begitu kasihan. Dokter memvonismu memiliki kelainan pada syaraf otak dan tulang belakangmu. Sehingga, kamu tak dapat mengingat dalam jangka panjang dan akan terhapus bila kau terlelap. Tapi, kau sedikit terbantu dengan sedikit kecerdasanmu. Kau mampu melewati ini dengan caramu sendiri. Nak, Ibunda tahu kalau kebiasaanmu melamun ketika pagi hari terjaga adalah mencoba mengingat memori yang hilang kan nak??? Tapi tak bisa kan nak??? Lalu kau mencoba merekam kembali semuanya dengan menjelajahi tiap sudut ruangan.Kau menemukan foto dirimu mengenakan pakaian SMA, kau menemukan fotoku bersama ayahmu yang telah meninggal disaat usiamu 5 tahun. Tahukah kau nak?? tiap kau melakukan gerak gerikmu, bunda mengamatimu dan menangis dalam batin bunda. pun begitu ketika kau menunggu di depan rumah, di serambi seraya mengerjapkan mata dan mencoba mengenali aku. Kau membuatku terharu nak. Masih segar dalam ingatan bunda, ketika kau mulai dewasa dan umurmu 12 tahun, dan kau kuberi tahu kelainanmu ini, kau menangis, bertanya kenapa, kesana, kemari, kau buatku pilu nak. Kau kemudian bertanya masa kecilmu dan kemudian ku perlihatkan kau album fotomu dari rak dekat kamarku. Tapi, sungguh tersayat hatiku, ketika esok harinya, kau lupa semua hal yang kuberi tahu dan kuperlihatkan.
Kau lupa dimana aku menyimpan album fotomu dan apa tentang kelainanmu. kemudian, aku menyerah memberitahumu. Bunda sadar ketika kau mulai beranjak dewasa dan kau mulai menemukan seorang sahabat yang dekat denganmu dan kau selalu dapat mengingatnya, ketika kau bangun dari tidurmu. bunda tau kau mencintainya nak, bunda tau. Itu sebabnya bunda menemukan kertas bertuliskan "CINTA" di paling bawah mejamu. Itulah hal yang paling ingin kau ingat kan nak???
Bunda pun tau apa maksudmu menuliskan 1 kata tiap satu carik kertas. Itu adalah tema yang paling ingin kau ingat kan nak?? Tapi taukah kau nak??? Kata-kata itu seolah memberi pesan pada bunda darimu, seolah-olah kertas kertas itu berpesan ; aku akan pergi lebih awal, aku akan mati, tiap hari aku dicela. Seolah sikapku yang baik dan jujur tiada guna. Oke aku akan tidur saja di tempat indah, surga tentunya, dengan awan putih. Jika itu terjadi, jangan bunda geraikan air mata untukku, tegarlah seperti batu karang yang tiada hancur dihempas ombak. Jika bunda melihat lubang dihati bunda, maka bunda pasti akan ingat padaku. Jadi bunda jangan sedih dan hancur yaa???!! daaaahhhh ; . Itulah kata kata yang kudengar dari kertas kertasmu ini nak. Tapi aku belum tau maksudmu menulis uang. Bunda janji akan selalu mengenangmu dan menjaga kertas-kertasmu ini nak. Ibunda tumpuk ya nak.. dekat album fotomu ini nak. Ibunda pasti selalu merindukanmu, susul ayahmu ya naak...".
Kemudian sang bunda menangis dengan penuh isak dan terpaku pada kursinya, menunduk dan kelam suasana hatinya.
-------------
Saat ini adalah masa orientasi mahasiswa baru (Osmaru) atau biasa dikenal ospek. Dalam agenda kegiatan ospek ini, tiap mahasiswa harus menceritakan kisah yang paling membekas di hatinya. Kemudian majulah Rinda, kawan akrab Rendi, sesorang yang amat sangat berharga pada masa SMA dan selamanya yang telah meninggal pada usianya 16 tahun. Rinda pun menceritakan kisah Rendi dan iapun berkata, setengah dari biaya masuknya untuk kuliah ini berasal dari uang tabungan Rendi yang Rendi berikan 2 hari sebelum ia berikan dengan cara mengatasnamakan uangnya atas nama Rinda Nur Fatma, kendati saat itu pun Rinda sangat bingung dibuatnya. Di akhir ceritanya, ia berkata " Rendi adalah sahabat terbaik, ia akan menjadi kenangan manis untukku, dia kan selalu kurindukan dan aku tak bisa dan aku tak bisa lagi mengungkapkannya dengan kata kata. Hanya hatiku yang tahu dan aku juga bersyukur telah memberi tahu Bunda Rendi tentang kertas bertuliskan "UANG" itu, dan ia bahagia serta merelakannya untukku, dan ia pun bangga pernah memiliki Rendi. Aku selalu mendoakannya dan merindukannya selalu. sekian... Terimakasih" Ia menutup dengan tangis yang haru, dan banyak pula kawan 1 litting dan seniornya yang ikut menangis dibuatnya.
KARYA : ERDA ADHITYA BUDHI
tersadar akan hal ini, dia menengok jam dan oh sudah cukup siang. Giat pagi dan berangkat sekolah. Jalan pagi memegang lengan tas. Dia tersenyum dengan gayanya, kaki lusuh, sepatunya.
"Hai kawan?" "berapa banyak yang kau pikirkan sekarang? Haha" tawa dan tandas seorang teman dengan kekeh mengejek.
"entahlah, banyak hal kawan! Dan aku selalu menuliskannya pada kertas kertas putih."jawab dirinya dengan tawa renyah dan senyum yg ramah. Teman yang mulanya ingin mengejeknya, bingung bukan main. Ejekannya justru dianggap serius, dan sapaan hangat. Kini lelaki itu meneruskan jalannya.
Di sekolah, dia hanya memiliki seorang teman dekat. Kedekatan mereka entah karena apa, mereka sangat sangatlah senang untuk mendiskusikan hal hal aneh. Banyak teman lain segan akan kebodohan mereka dan banyak pula yang sinis pada apa yang mereka mampu.
"fuuh... Kalau beberapa awan kau amati pasti hilang, ya kan?" desahnya dan keluhnya pada karibnya.
"aku tau, tapi aku yakin, awan itu tidak hilang" senyum dan jawab karibnya. Dengan rambut sebahu dan mengesankan wajahnya. Ia tampak manis.
"Tak pernah hilang ya?! Betulkah?! Berarti jalan tiap orang pun begitu." dia memiringkan dan menyangga kepalanya;lesu. Gurat urat di lehernya terlihat jelas.
"memang"
"kalau aku mati, jalanku apa masih ada?"
"pasti!"
"kalau aku gila, apa jalanku masih nyata?"
"pasti!"
"bila otak dan akalku melupakan tiap detik hal yang ada?"
"aku tak tau kawan!"
"tapi aku mampu menjawabnya!"
"apa?"
"pasti!"
"kenapa?"
"aku mengalaminya, banyak hal yang aku terima, banyak surat yang aku baca, begitu banyak berita kudengar, aku hanya mengingat sampai ketika aku tidur"
"kenapa dngan kau?"
"ada waktunya"
"oke!" tutup sahabatnya
-----
Ia pulang dan ambil secarik kertas lalu menulis "CINTA". Kemudian mengambil lagi, dan menulis "UANG". Ia ulangi hal itu dan menulis kata kata "CELA", "AWAN", "LELAH", "MALAS", "OKE", "TIDUR", "JUJUR", "BAIK", "SEPI". Lalu meninggalkan kertas kertas itu diatas meja dengan begitu berantakan. Dia merebahkan diri, tercenung dengan bayangan dipan, ketika ia bayi. Dia merasuk dan menjadikan dirinya dalam lamunan tersebut. Sekian lama ia mengkhayal dan akhirnya tertidur.
----------
Sore hari, dia hanya bangun dan melamun. Kemudian ia memutari ruangan dalam rumahnya. Berputar kemudian menyaut handuk dan mandi. Tak banyak yang ia lakukan. Kemudian, ke depan rumah melihat sang bunda pulang. Setelah sebelumnya dia mengenakan pakaian dan menulis pada beberapa carik kertas; "INGAT", "HANCUR", "AIR MATA", "BATU", "LUBANG", dan "MATI". Bundanya pulang dengan haru birunya, "sayang, ngapain? Nunggu bunda ya? Ah, bunda udah pulang nih.. Masuk yuk!" ajak bunda.
"ih, siapa juga yang nunggu bunda. Orang aku lagi liatin orang lewat sama daun daun yg joget noh. hehe" ledek dia pada bunda, tapi ia tetap mengikuti bundanya masuk rumah. "eh kamu abis ngapain sih?"
"katanya suruh masuk?! Gimana nih bunda?!" dia duduk lagi.
"enggak . . Maksud bunda, itu kertasnya banyak banget, berantakan lagi"
"biar bun, entar aku deh yang mberesin" dia memencet remote TV dan menonton acara 'Wild Animal'. Tangannya bergerak mengambil beberapa kertas dan menulis "AKHIR", "SAYANG", "BUNDA", "MERAH", "LINANG", "TANGIS" dan "PUDAR". Ia pun hanya meninggalkannya berserakan diatas meja yang tadi, bersama dengan kertas kertas sebelumnya. Dan ia pun pergi.
---------
Malam hari, ibunda yang sabar dan berwajah cantik namun lelah itu merenung. "anakku. . . Semata wayang. . . 15 tahun dalam penderitaan. Anakku semata wayang. Jangan kau begitu, kau buat bunda sedih." bunda itu menutup renungannya dengan do'a untuk anaknya.
----------
Pagi hari, sang anak bangun, begitupun bundanya. Dia melamun sebentar dan memutasi kasur dan ruangannya. Mengambil 2 carik kertas dan menulis "aku akan pergi lebih awal" dan "INDAH". Lalu berjalan mantap ke kamar mandi. Hingga tiba tiba kepalanya terasa berputar, pening, ia merasa bumi dan yang lain berevolusi terhadap dirinya. Tangannya bersandar. Ia jatuh, dan kepalanya terbentur sudut pijakan, darah mengucur, sang Bunda segera menolong dan membawa anaknya ke Rumah Sakit dengan ambulans yang ia telfon dengan buru buru dan segera. Namun, ketika ia sampai di ICU, nyawanya telah hilang dari raga. Ia telah menghembuskan nafas terakhirnya. Anak semata wayang bunda telah pergi.
--------
sang ibu pulang dengan duka yang dalam. Dan di rumah ia menangis terduduk di tepi dipan, pikirannya melayang, mengenang akan gelas di rumahnya yang biasa digunakan untuk anaknya minum, dan tentu favoritnya. mata yang nanar, ruangan yang kelam, berjalan ia mendekati kasur yang masih teronggok untuk tidur anaknya. terputar film masa mudanya, mendekat dan mendekat, tenggorokannya tercekat. Ia menangis tersedu, pilu sekali. "anakku, anakku, anakku, anakku, disini bunda sendiri, tiada kawan. Anakku,, kau tinggal bunda sendiri." Teriak bunda itu penuh pilu. Kemudian ia bersandar dan menemukan 2 carik kertas yang bertuliskan "Aku akan pergi lebih awal" dan "INDAH". kemudian ia melihatn kertas lain ada di atas meja anaknya. "INGAT, MATI, AIR MATA, CINTA, OKE, HANCUR, BATU, BAIK, JUJUR, LUBANG TIDUR, AWAN, UANG, MALAS, LELAH, SEPI, CELA, banyak sekali anakku, kau robek kertas ini, kau menjadikan aku lebih sedih. Semua yang kau tulis anakku, hebat sekali!!". Kini sang bunda menghentikan bacanya ia terlihat tidak membaca hal hal duka pada kertas lain, ia berjalan jauh lebih ringan, bergerak meski duka itu menyelimuti. Bunda itu masuk kamarnya, hancur sekali perasaannya. Ia mengambil tasnya, dan merogoh untuk mencari sesuatu, pulpen dan buku. Entah apa yang akan dilakukan. Kemudian
----------
Ia menulis " Nak, bunda tahu keadaanmu, bunda telah beberapa kali meyakinkan diri bunda, tapi bunda selalu tak bisa. Bunda selalu ingat nak, ketika kau kecil dulu, bunda dan ayahandamu baru memilikimu, mengetahui bahwa kau cerdas, namun 1 tahun umurmu nak, bunda dan ayah terkejut. kau begitu kasihan. Dokter memvonismu memiliki kelainan pada syaraf otak dan tulang belakangmu. Sehingga, kamu tak dapat mengingat dalam jangka panjang dan akan terhapus bila kau terlelap. Tapi, kau sedikit terbantu dengan sedikit kecerdasanmu. Kau mampu melewati ini dengan caramu sendiri. Nak, Ibunda tahu kalau kebiasaanmu melamun ketika pagi hari terjaga adalah mencoba mengingat memori yang hilang kan nak??? Tapi tak bisa kan nak??? Lalu kau mencoba merekam kembali semuanya dengan menjelajahi tiap sudut ruangan.Kau menemukan foto dirimu mengenakan pakaian SMA, kau menemukan fotoku bersama ayahmu yang telah meninggal disaat usiamu 5 tahun. Tahukah kau nak?? tiap kau melakukan gerak gerikmu, bunda mengamatimu dan menangis dalam batin bunda. pun begitu ketika kau menunggu di depan rumah, di serambi seraya mengerjapkan mata dan mencoba mengenali aku. Kau membuatku terharu nak. Masih segar dalam ingatan bunda, ketika kau mulai dewasa dan umurmu 12 tahun, dan kau kuberi tahu kelainanmu ini, kau menangis, bertanya kenapa, kesana, kemari, kau buatku pilu nak. Kau kemudian bertanya masa kecilmu dan kemudian ku perlihatkan kau album fotomu dari rak dekat kamarku. Tapi, sungguh tersayat hatiku, ketika esok harinya, kau lupa semua hal yang kuberi tahu dan kuperlihatkan.
Kau lupa dimana aku menyimpan album fotomu dan apa tentang kelainanmu. kemudian, aku menyerah memberitahumu. Bunda sadar ketika kau mulai beranjak dewasa dan kau mulai menemukan seorang sahabat yang dekat denganmu dan kau selalu dapat mengingatnya, ketika kau bangun dari tidurmu. bunda tau kau mencintainya nak, bunda tau. Itu sebabnya bunda menemukan kertas bertuliskan "CINTA" di paling bawah mejamu. Itulah hal yang paling ingin kau ingat kan nak???
Bunda pun tau apa maksudmu menuliskan 1 kata tiap satu carik kertas. Itu adalah tema yang paling ingin kau ingat kan nak?? Tapi taukah kau nak??? Kata-kata itu seolah memberi pesan pada bunda darimu, seolah-olah kertas kertas itu berpesan ; aku akan pergi lebih awal, aku akan mati, tiap hari aku dicela. Seolah sikapku yang baik dan jujur tiada guna. Oke aku akan tidur saja di tempat indah, surga tentunya, dengan awan putih. Jika itu terjadi, jangan bunda geraikan air mata untukku, tegarlah seperti batu karang yang tiada hancur dihempas ombak. Jika bunda melihat lubang dihati bunda, maka bunda pasti akan ingat padaku. Jadi bunda jangan sedih dan hancur yaa???!! daaaahhhh ; . Itulah kata kata yang kudengar dari kertas kertasmu ini nak. Tapi aku belum tau maksudmu menulis uang. Bunda janji akan selalu mengenangmu dan menjaga kertas-kertasmu ini nak. Ibunda tumpuk ya nak.. dekat album fotomu ini nak. Ibunda pasti selalu merindukanmu, susul ayahmu ya naak...".
Kemudian sang bunda menangis dengan penuh isak dan terpaku pada kursinya, menunduk dan kelam suasana hatinya.
-------------
Saat ini adalah masa orientasi mahasiswa baru (Osmaru) atau biasa dikenal ospek. Dalam agenda kegiatan ospek ini, tiap mahasiswa harus menceritakan kisah yang paling membekas di hatinya. Kemudian majulah Rinda, kawan akrab Rendi, sesorang yang amat sangat berharga pada masa SMA dan selamanya yang telah meninggal pada usianya 16 tahun. Rinda pun menceritakan kisah Rendi dan iapun berkata, setengah dari biaya masuknya untuk kuliah ini berasal dari uang tabungan Rendi yang Rendi berikan 2 hari sebelum ia berikan dengan cara mengatasnamakan uangnya atas nama Rinda Nur Fatma, kendati saat itu pun Rinda sangat bingung dibuatnya. Di akhir ceritanya, ia berkata " Rendi adalah sahabat terbaik, ia akan menjadi kenangan manis untukku, dia kan selalu kurindukan dan aku tak bisa dan aku tak bisa lagi mengungkapkannya dengan kata kata. Hanya hatiku yang tahu dan aku juga bersyukur telah memberi tahu Bunda Rendi tentang kertas bertuliskan "UANG" itu, dan ia bahagia serta merelakannya untukku, dan ia pun bangga pernah memiliki Rendi. Aku selalu mendoakannya dan merindukannya selalu. sekian... Terimakasih" Ia menutup dengan tangis yang haru, dan banyak pula kawan 1 litting dan seniornya yang ikut menangis dibuatnya.
KARYA : ERDA ADHITYA BUDHI
soal seleksi olimpiade astronomi 2003 (IAO)
Soal 1 (nilai 7)
Sebatang tongkat dimanfaatkan sebagai jam matahari dengan cara ditancapkan tegak lurus di atas tanah datar. Tinggi bagian tongkat yang berada di atas permukaan tanah 56 cm. Panjang bayangan tongkat diamati terus menerus. Ternyata panjang bayangan tongkat yang terpendek adalah 15 cm dan bayangan tersebut berada di sebelah selatan tongkat. Pengamatan dilakukan di Jakarta yang memiliki lintang geografis 6º 08’ Lintang Selatan. Matahari tepat melintasi daerah dengan lintang geografis berapa pada hari itu? Uraikan dengan jelas bagaimana caramu memperoleh angka lintang geografis itu!
Soal 2 (nilai 7)
Dalam Astronomi, kecerlangan suatu benda langit dinyatakan dengan besaran magnitudo (m). Rumus magnitudo adalah :
m=-2,5 log C/Co
C adalah banyaknya foton (energi cahaya) yang diterima oleh detektor dari benda langit yang diamati tiap detik. Co adalah suatu tetapan yang satuannya sama dengan C. Harga Co ini tetap untuk suatu detektor tertentu. Sebuah bintang yang terletak pada jarak 100 tahun cahaya dari bumi magnitudonya 7. Berapakah magnitudo bintang tersebut jika jaraknya 1 tahun cahaya dari bumi ?
Soal 3 (nilai 5)
Andaikan di masa yang akan datang, manusia sudah bisa membangun koloni di Bulan. Di sana dibangun dua koloni kecil yang dipisahkan oleh jarak 50 km. Jika koloni tersebut diamati dari Bumi dengan bantuan teleskop yang perbesarannya 2000 kali, apakah kedua koloni tersebut tampak terpisah atau menyatu ? Jelaskan!
Soal 4 (nilai 5)
Sebuah satelit buatan bergerak dalam orbit lingkaran sekitar Bumi, memerlukan 90 menit untuk melengkapi satu revolusi. Apabila periode orbit Bulan mengitari Bumi sebesar 27,32 hari, hitung tinggi satelit di atas Bumi !
Soal 5 (nilai 7)
Andaikan kita bisa memampatkan matahari menjadi bola berjari-jari 3 km, maka matahari akan menjadi Black Hole. Perkirakanlah kerapatan Black Hole tersebut ! Coba perkirakan mengapa disebut Black Hole!
Soal 6 (nilai 4)
Tentukanlah massa Pluto dinyatakan dalam massa Matahari, jika diketahui bahwa satelit planet tersebut yaitu Charon, mengelilinginya dengan periode 6,4 hari. (Jarak Pluto - Charon 0,00013 satuan astronomi).
Soal 7 (nilai 6)
Misalkan terang sebuah bintang 100 kali lebih terang daripada Matahari, tetapi temperaturnya hanya setengah dari temperatur Matahari. Berapakah radius bintang tersebut dinyatakan dalam radius Matahari ?
Soal 8 (nilai 4)
Apa yang akan terjadi pada Bumi dan semua mahluk yang hidup di atasnya sekitar lima milyar tahun mendatang pada saat Matahari menjadi bintang raksasa merah ? (Apabila Matahari menjadi bintang raksasa merah, radiusnya bisa mencapai 100 sampai 200 juta kilometer).
Soal 9 (nilai 3)
Uraikanlah bagaimana ekor komet terbentuk! Gambarkanlah arah ekor komet tersebut ketika mendekati dan menjauhi Matahari !
Soal 10 (nilai 7)
Tiga buah bintang diamati kecerlangan (magnitudo) nya dalam panjang gelombang visual (V) dan biru (B) seperti diperlihatkan pada tabel dibawah ini :
No. Bintang
V
B
1
8,52
8,82
2
7,45
7,25
3
7,45
6,35
Tentukan bintang yang paling terang
Bintang yang kau pilih itu apakah pada kenyataannya benar-benar bintang yang paling terang?
Tentukanlah, bintang mana yang paling panas dan mana yang paling dingin
Soal 11 (nilai 4)
Pengamat yang berada di belahan Bumi selatan dapat mengamati bintang-bintang tertentu mulai dari terbit hingga terbenam selama lebih dari 12 jam. Pada bulan-bulan apa saja dan berada di daerah langit mana bintang-bintang yang bisa dilihat selama lebih 12 jam itu ? Jelaskan !
Soal 12 (nilai 3)
Jika kamu berada di belahan Bumi utara, maka kamu akan melihat bintang-bintang yang berada di sekitar kutub utara langit tidak pernah terbit dan tidak pernah terbenam. Mengapa hal ini bisa terjadi, jelaskanlah jawaban kamu !
Soal 13 (nilai 3)
Jelaskanlah mengapa sesudah Matahari terbenam, langit masih tampak terang dan baru beberapa saat kemudian langit menjadi gelap !
Soal 14 (nilai 6)
Dalam Gambar 1 dan 2 dapat dilihat penampakan bulan sabit di sebelah barat pada sore hari di bulan Desember. Dalam kedua gambar umur bulan sama, tetapi diamati oleh dua orang pengamat yang berada di tempat yang berbeda. Dapatkah kamu jelaskan, di Bumi bagian manakah atau di lintang manakah kedua pengamat tersebut melihat bulan sabit seperti tampak pada Gambar 1 dan 2 ? Perkirakanlah umur bulan (dalam hari) yang tampak pada kedua gambar tersebut !
Soal 15 (nilai 3)
Karena orbit Mars berbeda dengan orbit Bumi, maka jarak Mars dari Bumi selalu berubah. Andaikan pada tanggal 29 Agustus 2003 diameter sudut Mars adalah 26”, berapa jarak Mars dari Bumi saat itu. Diketahui diameter linier Mars adalah 6800 km.
Soal 16 (nilai 6)
Jelaskan dengan diagram bagaimana planet Venus tampak sebagai “bintang” pagi atau sebagai “bintang” senja !
Soal 17 (nilai 5)
Dalam tabel di bawah ini terdapat data magnitudo dari lima buah bintang. Tentukan bintang nomor berapa saja yang bisa diamati dengan mata telanjang di malam gelap. Tentukan juga bintang mana yang paling terang dan bintang mana yang paling redup, jelaskan !
Bintang No. 1
Magnitudo 6,5
Bintang No.2
Magnitudo5,2
Bintang No.3
Magnitudo7,3
Bintang No.4
Magnitudo -2,5
Bintang No.5
Magnitudo2,7
Soal 18 (nilai 7)
Andaikan ada sebuah planet berbentuk bola sempurna yang radiusnya sama dengan radius bumi. Di sepanjang katulistiwa planet tersebut dililitkan kawat secara ketat sehingga kawat tidak tegang dan tidak kendor. Jika kemudian kita tambahkan kawat sepanjang 2 m dan dibuat tetap berbentuk lingkaran, tentunya sekarang menjadi ada jarak antara permukaan planet dengan kawat itu. Dapatkah seekor kucing yang berjalan di permukaan planet lewat di bawah kawat itu sekarang ? Jelaskan jawabanmu disertai dengan gambar.
Soal 19 (nilai 3)
Mengapa untuk pengamatan bintang pada panjang gelombang ultraviolet digunakan roket atau satelit sedangkan inframerah cukup menggunakan balon ?
Soal 20 (nilai 5)
Sebuah bintang bergerak mendekati bumi dengan kecepatan 30 km/detik. Pada panjang gelombang berapakah pengamat akan melihat garis spektrum dengan panjang gelombang diam 6000Ǻ?
Sebatang tongkat dimanfaatkan sebagai jam matahari dengan cara ditancapkan tegak lurus di atas tanah datar. Tinggi bagian tongkat yang berada di atas permukaan tanah 56 cm. Panjang bayangan tongkat diamati terus menerus. Ternyata panjang bayangan tongkat yang terpendek adalah 15 cm dan bayangan tersebut berada di sebelah selatan tongkat. Pengamatan dilakukan di Jakarta yang memiliki lintang geografis 6º 08’ Lintang Selatan. Matahari tepat melintasi daerah dengan lintang geografis berapa pada hari itu? Uraikan dengan jelas bagaimana caramu memperoleh angka lintang geografis itu!
Soal 2 (nilai 7)
Dalam Astronomi, kecerlangan suatu benda langit dinyatakan dengan besaran magnitudo (m). Rumus magnitudo adalah :
m=-2,5 log C/Co
C adalah banyaknya foton (energi cahaya) yang diterima oleh detektor dari benda langit yang diamati tiap detik. Co adalah suatu tetapan yang satuannya sama dengan C. Harga Co ini tetap untuk suatu detektor tertentu. Sebuah bintang yang terletak pada jarak 100 tahun cahaya dari bumi magnitudonya 7. Berapakah magnitudo bintang tersebut jika jaraknya 1 tahun cahaya dari bumi ?
Soal 3 (nilai 5)
Andaikan di masa yang akan datang, manusia sudah bisa membangun koloni di Bulan. Di sana dibangun dua koloni kecil yang dipisahkan oleh jarak 50 km. Jika koloni tersebut diamati dari Bumi dengan bantuan teleskop yang perbesarannya 2000 kali, apakah kedua koloni tersebut tampak terpisah atau menyatu ? Jelaskan!
Soal 4 (nilai 5)
Sebuah satelit buatan bergerak dalam orbit lingkaran sekitar Bumi, memerlukan 90 menit untuk melengkapi satu revolusi. Apabila periode orbit Bulan mengitari Bumi sebesar 27,32 hari, hitung tinggi satelit di atas Bumi !
Soal 5 (nilai 7)
Andaikan kita bisa memampatkan matahari menjadi bola berjari-jari 3 km, maka matahari akan menjadi Black Hole. Perkirakanlah kerapatan Black Hole tersebut ! Coba perkirakan mengapa disebut Black Hole!
Soal 6 (nilai 4)
Tentukanlah massa Pluto dinyatakan dalam massa Matahari, jika diketahui bahwa satelit planet tersebut yaitu Charon, mengelilinginya dengan periode 6,4 hari. (Jarak Pluto - Charon 0,00013 satuan astronomi).
Soal 7 (nilai 6)
Misalkan terang sebuah bintang 100 kali lebih terang daripada Matahari, tetapi temperaturnya hanya setengah dari temperatur Matahari. Berapakah radius bintang tersebut dinyatakan dalam radius Matahari ?
Soal 8 (nilai 4)
Apa yang akan terjadi pada Bumi dan semua mahluk yang hidup di atasnya sekitar lima milyar tahun mendatang pada saat Matahari menjadi bintang raksasa merah ? (Apabila Matahari menjadi bintang raksasa merah, radiusnya bisa mencapai 100 sampai 200 juta kilometer).
Soal 9 (nilai 3)
Uraikanlah bagaimana ekor komet terbentuk! Gambarkanlah arah ekor komet tersebut ketika mendekati dan menjauhi Matahari !
Soal 10 (nilai 7)
Tiga buah bintang diamati kecerlangan (magnitudo) nya dalam panjang gelombang visual (V) dan biru (B) seperti diperlihatkan pada tabel dibawah ini :
No. Bintang
V
B
1
8,52
8,82
2
7,45
7,25
3
7,45
6,35
Tentukan bintang yang paling terang
Bintang yang kau pilih itu apakah pada kenyataannya benar-benar bintang yang paling terang?
Tentukanlah, bintang mana yang paling panas dan mana yang paling dingin
Soal 11 (nilai 4)
Pengamat yang berada di belahan Bumi selatan dapat mengamati bintang-bintang tertentu mulai dari terbit hingga terbenam selama lebih dari 12 jam. Pada bulan-bulan apa saja dan berada di daerah langit mana bintang-bintang yang bisa dilihat selama lebih 12 jam itu ? Jelaskan !
Soal 12 (nilai 3)
Jika kamu berada di belahan Bumi utara, maka kamu akan melihat bintang-bintang yang berada di sekitar kutub utara langit tidak pernah terbit dan tidak pernah terbenam. Mengapa hal ini bisa terjadi, jelaskanlah jawaban kamu !
Soal 13 (nilai 3)
Jelaskanlah mengapa sesudah Matahari terbenam, langit masih tampak terang dan baru beberapa saat kemudian langit menjadi gelap !
Soal 14 (nilai 6)
Dalam Gambar 1 dan 2 dapat dilihat penampakan bulan sabit di sebelah barat pada sore hari di bulan Desember. Dalam kedua gambar umur bulan sama, tetapi diamati oleh dua orang pengamat yang berada di tempat yang berbeda. Dapatkah kamu jelaskan, di Bumi bagian manakah atau di lintang manakah kedua pengamat tersebut melihat bulan sabit seperti tampak pada Gambar 1 dan 2 ? Perkirakanlah umur bulan (dalam hari) yang tampak pada kedua gambar tersebut !
![]() |
| gambar1 |
![]() |
| gambar 2 |
Soal 15 (nilai 3)
Karena orbit Mars berbeda dengan orbit Bumi, maka jarak Mars dari Bumi selalu berubah. Andaikan pada tanggal 29 Agustus 2003 diameter sudut Mars adalah 26”, berapa jarak Mars dari Bumi saat itu. Diketahui diameter linier Mars adalah 6800 km.
Soal 16 (nilai 6)
Jelaskan dengan diagram bagaimana planet Venus tampak sebagai “bintang” pagi atau sebagai “bintang” senja !
Soal 17 (nilai 5)
Dalam tabel di bawah ini terdapat data magnitudo dari lima buah bintang. Tentukan bintang nomor berapa saja yang bisa diamati dengan mata telanjang di malam gelap. Tentukan juga bintang mana yang paling terang dan bintang mana yang paling redup, jelaskan !
Bintang No. 1
Magnitudo 6,5
Bintang No.2
Magnitudo5,2
Bintang No.3
Magnitudo7,3
Bintang No.4
Magnitudo -2,5
Bintang No.5
Magnitudo2,7
Soal 18 (nilai 7)
Andaikan ada sebuah planet berbentuk bola sempurna yang radiusnya sama dengan radius bumi. Di sepanjang katulistiwa planet tersebut dililitkan kawat secara ketat sehingga kawat tidak tegang dan tidak kendor. Jika kemudian kita tambahkan kawat sepanjang 2 m dan dibuat tetap berbentuk lingkaran, tentunya sekarang menjadi ada jarak antara permukaan planet dengan kawat itu. Dapatkah seekor kucing yang berjalan di permukaan planet lewat di bawah kawat itu sekarang ? Jelaskan jawabanmu disertai dengan gambar.
Soal 19 (nilai 3)
Mengapa untuk pengamatan bintang pada panjang gelombang ultraviolet digunakan roket atau satelit sedangkan inframerah cukup menggunakan balon ?
Soal 20 (nilai 5)
Sebuah bintang bergerak mendekati bumi dengan kecepatan 30 km/detik. Pada panjang gelombang berapakah pengamat akan melihat garis spektrum dengan panjang gelombang diam 6000Ǻ?
Latihan soal Fotometri
1. Dari data pengamatan bintang alfa centauri diperoleh : Temperatur efektif bintang 5770 K dan besar pancaran energi yang diterima sebesar 2,73 10-5 erg cm-2 s-1. Jika diketahui jarak bintang tersebut adalah 1,3pc, tentukan magnitudo bintang yang dilihat pengamat di Bumi dan diameter bintang tersebut!
2. Suatu bintang memiliki magnitudo tampak sebesar +1,3 dan panjang gelombang maksimal pancarannya sebesar 5530 Å. Jika jarak bintang tersebut adalah 2,68 105 AU, berapa besar radius dan energi yang dipancarkan oleh permukaan bintang tersebut?
3. Dari pengamatan diketahui bintang A memiliki panjang gelombang maksimal 5022 Å, Jika magnitudo bintang yang dilihat pengamat sebesar –0,01 dan paralaks bintang tersebut sebesar 0,76", berapa pancaran energi permukaan bintang tersebut? Tentukan juga radius dan magnitudo tampak bintang tersebut?
4. Energi pancaran yang diterima pengamat dari sistem bintang ganda Sirius sebesar 1 10-4 erg cm-2 s-1. Jika magnitudo absolut sistem tersebut adalah +1,4 dan liminositas salah satu komponennya diketahui sebesar 8,67 1034 erg s-1, berapa magnitudo semu masing-masing komponen sistem tersebut?
5. Suatu sistem bintang ganda, magnitudo semu sistem tersebut sebesar –0,32. Jika salah satu komponennya memiliki paralaks 0,76" dan memancarkan energi sebesar 5,52 1033 erg s-1, Berapa magnitudo masing-masing komponen bila sistem tersebut diletakkan pada jarak 10pc?
6.Perhatikan data berikut:
Bila absorpsi diabaikan, tentukan:
a. bintang paling terang dilihat mata!
b. bintang paling panas permukaannya!
c. bintang paling dekat!
d. bintang paling besar radiusnya!
Jelaskan jawaban anda!
*urut urutan datanya:
Bintang
B
V
Mv
A
+15,85
+15,05
+7,3
B
+12,59
+12,65
1,1
C
+14,25
+14,15
+12,9
D
+17,63
+16,95
+6,6
E
+13,39
+11,45
–2,8
ini jawabannya di gambar.
4. Energi pancaran yang diterima pengamat dari sistem bintang ganda Sirius sebesar 1 10-4 erg cm-2 s-1. Jika magnitudo absolut sistem tersebut adalah +1,4 dan liminositas salah satu komponennya diketahui sebesar 8,67 1034 erg s-1, berapa magnitudo semu masing-masing komponen sistem tersebut?
5. Suatu sistem bintang ganda, magnitudo semu sistem tersebut sebesar –0,32. Jika salah satu komponennya memiliki paralaks 0,76" dan memancarkan energi sebesar 5,52 1033 erg s-1, Berapa magnitudo masing-masing komponen bila sistem tersebut diletakkan pada jarak 10pc?
6.Perhatikan data berikut:
Bila absorpsi diabaikan, tentukan:
a. bintang paling terang dilihat mata!
b. bintang paling panas permukaannya!
c. bintang paling dekat!
d. bintang paling besar radiusnya!
Jelaskan jawaban anda!
*urut urutan datanya:
Bintang
B
V
Mv
A
+15,85
+15,05
+7,3
B
+12,59
+12,65
1,1
C
+14,25
+14,15
+12,9
D
+17,63
+16,95
+6,6
E
+13,39
+11,45
–2,8
ini jawabannya di gambar.
Su’airah; Wanita Penghuni Surga
Dia adalah seorangshahabiyyat bernamaSu’airah al-Asadiyyah atau yang dikenal dengan Ummu Zufar radhiyallohu’anha. Walau para ahli sejarah tak menulis perjalanan kehidupannya secara rinci, karena hampir semua kitab-kitab sejarah hanya mencantumkan sebuah hadits dalam biografinya, namun dengan keterangan yang sedikit itu kita dapat memetik banyak faedah, pelajaran, serta teladan yang agung dari wanita shalihah ini.
Su’airah al-Asadiyyah berasal dari Habsyah atau yang dikenal sekarang ini dengan Ethiopia. Seorang wanita yang berkulit hitam, yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dengan penuh ketulusan. Ia adalah perumpamaan cahaya dan bukti nyata dalam kesabaran, keyakinan dan keridhaan terhadap apa yang telah ditakdirkan Allah, Rabb Pencipta Alam semesta ini. Dia adalah wanita yang datang dan berbicara langsung dengan pemimpin orang-orang yang ditimpa musibah dan imam bagi orang-orang yang sabar, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam.
Dialog mereka berdua telah dimaktub dan dinukilkan di dalam kitab sunnah yang mulia. Telah diriwayatkan oleh al-Bukhari dalam kitab shahihnya dengan sanadnya dari ‘Atha’ bin Abi Rabah ia berkata, Ibnu Abbas berkata kepadaku, “Inginkah engkau aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?” Aku pun menjawab, “Tentu saja.”
Ia berkata, ”Wanita berkulit hitam ini (orangnya). Ia telah datang menemui Nabishallallahu’alaihi wasallam lalu berkata:
“Sesungguhnya aku berpenyakit ayan (epilepsi), yang bila kambuh maka tanpa disadari auratku terbuka. Do’akanlah supaya aku sembuh.” Rasululloh shallallahu’alaihi wasallambersabda:
“Jika engkau kuat bersabar, engkau akan memperoleh surga. Namun jika engkau ingin, aku akan berdoa kepada Allah agar Dia menyembuhkanmu.”
Maka ia berkata:”Aku akan bersabar.” Kemudian ia berkata:”Sesungguhnya aku (bila kambuh maka tanpa disadari auratku) terbuka, maka mintakanlah kepada Allah supaya auratku tidak terbuka.” Maka Beliau shallallahu ’alaihi wasallam pun mendo’akannya. (HR Al-Bukhari 5652)
Su’airah al-Asadiyyah berasal dari Habsyah atau yang dikenal sekarang ini dengan Ethiopia. Seorang wanita yang berkulit hitam, yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya dengan penuh ketulusan. Ia adalah perumpamaan cahaya dan bukti nyata dalam kesabaran, keyakinan dan keridhaan terhadap apa yang telah ditakdirkan Allah, Rabb Pencipta Alam semesta ini. Dia adalah wanita yang datang dan berbicara langsung dengan pemimpin orang-orang yang ditimpa musibah dan imam bagi orang-orang yang sabar, Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam.
Dialog mereka berdua telah dimaktub dan dinukilkan di dalam kitab sunnah yang mulia. Telah diriwayatkan oleh al-Bukhari dalam kitab shahihnya dengan sanadnya dari ‘Atha’ bin Abi Rabah ia berkata, Ibnu Abbas berkata kepadaku, “Inginkah engkau aku tunjukkan seorang wanita penghuni surga?” Aku pun menjawab, “Tentu saja.”
Ia berkata, ”Wanita berkulit hitam ini (orangnya). Ia telah datang menemui Nabishallallahu’alaihi wasallam lalu berkata:
“Sesungguhnya aku berpenyakit ayan (epilepsi), yang bila kambuh maka tanpa disadari auratku terbuka. Do’akanlah supaya aku sembuh.” Rasululloh shallallahu’alaihi wasallambersabda:
“Jika engkau kuat bersabar, engkau akan memperoleh surga. Namun jika engkau ingin, aku akan berdoa kepada Allah agar Dia menyembuhkanmu.”
Maka ia berkata:”Aku akan bersabar.” Kemudian ia berkata:”Sesungguhnya aku (bila kambuh maka tanpa disadari auratku) terbuka, maka mintakanlah kepada Allah supaya auratku tidak terbuka.” Maka Beliau shallallahu ’alaihi wasallam pun mendo’akannya. (HR Al-Bukhari 5652)
Perhatikanlah … betapa tingginya keimanan wanita ini. Ia berusaha menjaga hak-hak Allah dalam dirinya. Tak lupa pula mempelajari ilmu agama-Nya. Meski ditimpa penyakit, ia tidak putus asa akan rahmat Allah dan bersabar terhadap musibah yang menimpanya. Sebab ia mengetahui itu adalah sesuatu yang diwajibkan oleh Allah. Bahwasanya tak ada suatu musibah apapun yang diberikan kepada seorang mukmin yang sabar kecuali akan menjadi timbangan kebaikan baginya pada hari kiamat nanti.
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
“ Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang akan diberi pahala tanpa batas.” (QS Az-Zumar :10)
Di dalam musibah atau cobaan yang diberikan Allah kepada manusia terkandung hikmah yang agung, yang dengannya Allah ingin membersihkan hambanya dari dosa. Dengan keyakinan itulah Su’airah lebih mengutamakan akhirat daripada dunia, kerana apa yang ada disisi Allah lebih baik dan kekal. Dan Ketika diberikan pilihan kepadanya antara surga dan kesembuhan, maka ia lebih memilih surga yang abadi. Akan tetapi di samping itu, ia meminta kepada Rasululloh shallallahu ’alaihi wasallam untuk mendoakan agar auratnya tidak terbuka bila penyakitnya kambuh, karena ia adalah waniya yang telah terdidik dalam madrasah ‘iffah (penjagaan diri) dan kesucian, hasil didikan Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam, dan menjaga hak Allah yang telah memerintahkan wanita muslimah untuk menjaga kehormatan dirinya dengan menutup aurat. Allah subhanahu wa ta’allaberfirman:
وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ
“Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya.” (Qs An-Nur: 31)
Su’airah telah memberikan pelajaran penting bagi para wanita yang membuka auratnya, bahwa hendaknya mereka bersyukur kepada Allah ta’alla atas nikmat kesehatan yang telah dilimpahkan kepada mereka. Berpegang dengan hijab yang syar’i adalah jalan satu-satunya untuk menuju kemuliaan dan kemenangan hakiki, karena ia adalah mahkota kehormatannya. Dalam permintaannya, Su’airah hanya meminta agar penyakit yang membuatnya kehilangan kesadarannya itu tidak menjadi sebab terbukanya auratnya, padahal dalam keadaan itu pena telah diangkat darinya! Akan tetapi, ia tetap berpegang dengan hijab dan rasa malunya!
Betapa jauhnya perbandingan antara wanita yang pemalu dan penyabar ini dengan mereka yang telanjang yang tampil dilayar-layar kaca dan terpampang di koran dan majalah-majalah. Tak perlu kita mengambil contoh terlalu jauh sampai ke negara-negara barat sana. Cukuplah kita perhatikan di negara kita tercinta ini saja, banyak kita temukan wanita-wanita telanjang berlalu lalang dengan santainya di setiap lorong dan sudut kota, bahkan di kampung-kampung tanpa rasa malu sedikitpun. Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam telah sebutkan perihal mereka ini dengan sabdanya:
صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا
“ Ada dua golongan penduduk neraka yang aku belum pernah melihat mereka: satu kaum yang memiliki cemeti seperti ekor sapi dimana mereka memecut manusia dengannya, dan kaum wanita yang berpakaian akan tetapi telanjang, genit dan menggoda, (rambut) kepala mereka seperti punuk onta yang miring. Sungguh mereka tidak akan masuk surga bahkan tidak akan mendapati baunya, padahal bau surga bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian (jauhnya).” (HR Muslim 5704)
Mereka tak ubahnya seperti binatang yang kemana-mana tak berpakaian karena mereka memang tidak berakal! Keluarnya mereka telah merusak pandangan orang-orang yang berakal. Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam juga bersabda tentang mereka:
الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ فَإِذَا خَرَجَتْ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَان
“Seorang wanita itu (seluruhnya) aurat. Apabila ia keluar (rumah) maka setan akan membuat mereka nampak indah di hadapan orang-orang yang memandanginya.” (HR Tirmidzi 1206, dishahihkan al-Albani dalam Shahihul Jami’ no 6690)
Dan sungguh semua itu bertolak belakang dengan fitrah manusia. Allah ta’ala berfirman:
وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالإنْسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لا يَسْمَعُونَ بِهَا أُولَئِكَ كَالأنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُولَئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ (١٧٩)
“ Sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka jahannam kebanyakan dari jin dan manusia. Mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah). Dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah). Dan mereka memiliki telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (Qs Al A’raf :179)
Demikianlah sosok Su’airah al-Asadiyyah radhiyallahu’anha, wanita yang dipuji Rasulullahshallallahu ’alaihi wasallam akan kesabaran dan ‘iffah (penjagaan diri)nya. Semoga pelajaran agung yang telah diwariskannya dapat menjadi acuan bagi wanita muslimah menuju keridhaan Allah subhanahu wa ta’alla, dan menjadikan kita penghuni surga sebagaimana Su’airah, Aamiin.
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُمْ بِغَيْرِ حِسَابٍ
“ Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabarlah yang akan diberi pahala tanpa batas.” (QS Az-Zumar :10)
Di dalam musibah atau cobaan yang diberikan Allah kepada manusia terkandung hikmah yang agung, yang dengannya Allah ingin membersihkan hambanya dari dosa. Dengan keyakinan itulah Su’airah lebih mengutamakan akhirat daripada dunia, kerana apa yang ada disisi Allah lebih baik dan kekal. Dan Ketika diberikan pilihan kepadanya antara surga dan kesembuhan, maka ia lebih memilih surga yang abadi. Akan tetapi di samping itu, ia meminta kepada Rasululloh shallallahu ’alaihi wasallam untuk mendoakan agar auratnya tidak terbuka bila penyakitnya kambuh, karena ia adalah waniya yang telah terdidik dalam madrasah ‘iffah (penjagaan diri) dan kesucian, hasil didikan Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam, dan menjaga hak Allah yang telah memerintahkan wanita muslimah untuk menjaga kehormatan dirinya dengan menutup aurat. Allah subhanahu wa ta’allaberfirman:
وَلْيَضْرِبْنَ بِخُمُرِهِنَّ عَلَى جُيُوبِهِنَّ
“Dan hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya.” (Qs An-Nur: 31)
Su’airah telah memberikan pelajaran penting bagi para wanita yang membuka auratnya, bahwa hendaknya mereka bersyukur kepada Allah ta’alla atas nikmat kesehatan yang telah dilimpahkan kepada mereka. Berpegang dengan hijab yang syar’i adalah jalan satu-satunya untuk menuju kemuliaan dan kemenangan hakiki, karena ia adalah mahkota kehormatannya. Dalam permintaannya, Su’airah hanya meminta agar penyakit yang membuatnya kehilangan kesadarannya itu tidak menjadi sebab terbukanya auratnya, padahal dalam keadaan itu pena telah diangkat darinya! Akan tetapi, ia tetap berpegang dengan hijab dan rasa malunya!
Betapa jauhnya perbandingan antara wanita yang pemalu dan penyabar ini dengan mereka yang telanjang yang tampil dilayar-layar kaca dan terpampang di koran dan majalah-majalah. Tak perlu kita mengambil contoh terlalu jauh sampai ke negara-negara barat sana. Cukuplah kita perhatikan di negara kita tercinta ini saja, banyak kita temukan wanita-wanita telanjang berlalu lalang dengan santainya di setiap lorong dan sudut kota, bahkan di kampung-kampung tanpa rasa malu sedikitpun. Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam telah sebutkan perihal mereka ini dengan sabdanya:
صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلَاتٌ مَائِلَاتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لَا يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلَا يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا
“ Ada dua golongan penduduk neraka yang aku belum pernah melihat mereka: satu kaum yang memiliki cemeti seperti ekor sapi dimana mereka memecut manusia dengannya, dan kaum wanita yang berpakaian akan tetapi telanjang, genit dan menggoda, (rambut) kepala mereka seperti punuk onta yang miring. Sungguh mereka tidak akan masuk surga bahkan tidak akan mendapati baunya, padahal bau surga bisa didapati dari jarak perjalanan sekian dan sekian (jauhnya).” (HR Muslim 5704)
Mereka tak ubahnya seperti binatang yang kemana-mana tak berpakaian karena mereka memang tidak berakal! Keluarnya mereka telah merusak pandangan orang-orang yang berakal. Rasulullah shallallahu ’alaihi wasallam juga bersabda tentang mereka:
الْمَرْأَةُ عَوْرَةٌ فَإِذَا خَرَجَتْ اسْتَشْرَفَهَا الشَّيْطَان
“Seorang wanita itu (seluruhnya) aurat. Apabila ia keluar (rumah) maka setan akan membuat mereka nampak indah di hadapan orang-orang yang memandanginya.” (HR Tirmidzi 1206, dishahihkan al-Albani dalam Shahihul Jami’ no 6690)
Dan sungguh semua itu bertolak belakang dengan fitrah manusia. Allah ta’ala berfirman:
وَلَقَدْ ذَرَأْنَا لِجَهَنَّمَ كَثِيرًا مِنَ الْجِنِّ وَالإنْسِ لَهُمْ قُلُوبٌ لا يَفْقَهُونَ بِهَا وَلَهُمْ أَعْيُنٌ لا يُبْصِرُونَ بِهَا وَلَهُمْ آذَانٌ لا يَسْمَعُونَ بِهَا أُولَئِكَ كَالأنْعَامِ بَلْ هُمْ أَضَلُّ أُولَئِكَ هُمُ الْغَافِلُونَ (١٧٩)
“ Sesungguhnya Kami jadikan untuk isi neraka jahannam kebanyakan dari jin dan manusia. Mereka mempunyai hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah). Dan mereka mempunyai mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan Allah). Dan mereka memiliki telinga (tetapi) tidak dipergunakannya untuk mendengar (ayat-ayat Allah). Mereka seperti binatang ternak, bahkan mereka lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lalai. (Qs Al A’raf :179)
Demikianlah sosok Su’airah al-Asadiyyah radhiyallahu’anha, wanita yang dipuji Rasulullahshallallahu ’alaihi wasallam akan kesabaran dan ‘iffah (penjagaan diri)nya. Semoga pelajaran agung yang telah diwariskannya dapat menjadi acuan bagi wanita muslimah menuju keridhaan Allah subhanahu wa ta’alla, dan menjadikan kita penghuni surga sebagaimana Su’airah, Aamiin.








